sabar..


Aku tidak tau bagaimana rasanya jadi tanah. Setiap saat diinjak tanpa mengeluh. Sebuah perumpamaan ketika kita lagi dibawah. Ketika kita diatas.. angin berhembus kencang, makin keatas makin kencang.

Mungkinkah itu yang namanya sabar??

Yang bahkan keutamaannya lebih dibanding sholat. Diatas atau dibawah.. sama sama tidak enak.

Mungkinkah itu yang namanya sabar??

Tetap lurus dan tegak dengan segala kondisi yang sedang menimpa. Bertahan dengan daya kekuatan sendiri. Berusaha untuk lapang dada. bukan menjadi orang yang tidak diinginkan kedatangannya, tapi menjadi orang yang dinantikan kedatangannya.

Kenyataannya susah. Setiap individu berproses. Entah darimana bahan yang diambilnya untuk tetap mempertahankan diri. Bertahan dari kegagalan kesabaran orang lain. Bertahan dari semua pijakan dan terpaan angin. Yang semuanya menjadi alam.

Mungkinkah itu yang namanya sabar??

Sabar.. tak ada harapan kepada makhluk. Hanya satu. semoga Tuhan memberikan kekuatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s