sudah siapkah kamu mati ?


07.19 .. masih dengan tumpukan buku disamping kasur, hmm 10 menit lagi aku akan menyapamu, buku, karena saat ini aku sedang melepas rindu dengan blog kesayanganku meskipun baru beberapa jam lalu aku meninggalkannya #halaahh !!.

oke pemirsa, kali ini ingin menulis tentang hal hal yang berseliweran di kepala saya, tapi saat ini saya ambil satu saja, karena waktu tinggal 8 menit hehe :D. sebenarnya setiap saya menulis ide tidak serta merta muncul. dan kali inipun begitu, yang penting sudah berhadapan dengan lepi, pasti ada saja yang ingin dituangkan ke kertas khayal ini. seperti sekarang, masyarakat lagi hangat-hangatnya membicarakan seorang Ustadz yang cukup terkenal di Indonesia, Jeffry Al-buchory, seorang yang memiliki masa lalu kelam, tetapi mau berubah dan belajar dari kesalahan masa lalu. kata beliau, sejatinya orang yang sukses itu bukan orang yang tanpa kesalahan, tetapi orang yang mau belajar dari kesalahan. hmmm..

saya sebagai orang yang “standar-standar” saja merasa terhenyak lagi dengan kematian yang tiba-tiba. seorang Uje yang meninggal dengan tiba-tiba saja saya masih belum sepenuhnya percaya. terbayang kalaua saya yang tiba-tiba meninggal, tanpa persiapan apapun, dengan amal yang masih sangat sedikit dibandingkan dosa yang terlalu banyak. terlalu sombong kalau bicara amal. mungkin amal itu sudah hangus termakan riya’ dan saudara-saudaranya. lalu ? apa yang kupunya sekarang ?.

introspeksi lagi, apakah sudah konsisten sholat 5 waktu ?, jangan dulu bicara konsisten, sudahkah sholat dengan khusyuk ?, jawabannya, masih susah. kadang terburu-buru, kadang yang penting sudah sholat dan yaahhh masih banyak lagi. belum lagi sama orang tua. aduh,, yang itu jangan ditanya lagi. Diumur segini, rasanya belum ada bekal yang harus dibawa nanti dihadapan-Nya.. ckckck.

semoga Tuhan masih memberikan umur yang panjang bagi kita semua untuk mendulang amal yang banyak. semoga amal ibadah kita semua diterima. dan semoga kita mati dalam keadaan khusnul khotimah. amiiinnn..

Iklan

12 pemikiran pada “sudah siapkah kamu mati ?

      1. Allah berfirman dalam Al- Qur’an: “ Mintalah kalian pada Ku, niscaya Aku kabulkan”
        Ini merupakan janji Allah yang akan diberikan kepada siapa saja dalam urusan dunia , bahkan kepada Iblis sekalipun. Sedang tentang urusan akherat hanya akan diberikan kepada orang- orang yang dikasihi Nya, yakni para mukminin- mukminat.
        Mengapa demikian, karena bagi Allah, segala kekayaan materi dan segala kemewahan dunia adalah sesuatu yang tidak ada nilainya disisi Allah, bahkan jika dibanding dengan sayap seekor nyamuk sekalipun. Sebagaimana pernyataan sebuah hadist:
        عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَتْ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ
        Dari Sahl bin Sa’d as-Saa’idiy rodhiyallohu ‘anhu, dia berkata : “Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Seandainya dunia itu bernilai di sisi Alloh seberat sayap nyamuk tentu Dia tidak akan sudi memberi minum pada orang kafir walau hanya seteguk air.’” ( HR. Tirmidzi, dia berkata : “Hadits Hasan Shohih” . Adapun Syaikh Al Albani rohimahulloh menilainya Shohieh lighoirihi dalam Shohiehut Targhieb wat Tarhieb no. 3240 )
        Demikianlah tatkala Iblis memohon- mohon untuk diberikan kesempatan umur panjang agar dapat selalu menggoda manusia, do’a ini dikabulkan Allah, sehingga Iblis beserta zuriyatnya tak akan mati sampai hari kiamat, sesuai firman Allah ketika menceriterakan permintaan Iblis:
        ﻗﺎﻞ ﺮﺐ ﻔﺄﻨﻈﺮﻨﻲ ﺇﻟﻰ ﻴﻭﻡ ﻴﺑﻌﺛﻮﻦ
        “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan”. (Al- Hijr 36/ Shod 79).
        Allah pun mengabulkan permintaan Iblis tersebut dengan firman Nya:
        ﻗﺎﻞ ﻔﺈﻨﻚ ﻤﻦ ﺍﻟﻤﻨﻈﺮﻴﻦ – ﺇﻟﻰ ﻴﻮﻡ ﺍﻟﻮﻗﺕ ﺍﻟﻤﻌﻟﻮﻡ
        “Sesungguhnya kamu termasuk golongan yang ditangguhkan (ajalnya). Sampai waktu yang telah dimaklumi (yakni hari kiamat)”. Al- Hijr 37- 38.
        Bahkan segala fasilitas yang dimiliki Iblis dalam hal kemampuan fisik, tidak dicabut oleh Allah, sebagaimana kemampuan terbang diawang- awang, kemampuan menempuh jarak yang jauh bahkan sanggup mengitari bumi dalam sekejap, atapun kemampuan masuk kedalam alam pikiran seseorang, kedalam relung jiwa bahkan masuk dalam peredaran darah, semuanya tetap ada pada Iblis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s