senyum nggak yaa :D


semua orang pasti ingin terlihat baik dan ramah, cuma, bagaimana kita bersikap yang semestinya dengan orang lain ? apakah harus selalu tersenyum saat berpapasan dengan orang dijalan ? o’owww tunggu dulu,

berhubung saya adalah seorang wanita, saya sangat menjaga kapan saya harus senyum. senyum didepan orang lain sebagai sesama wanita sih wajar apalagi yang sudah kenal, tapi bagaimana dengan lelaki ?? nah lhoo nah lhooo, ehem ehem ehhkkhheeemm„ untuk yang satu ini sepertinya sebentarrr sebentarrr pemirsa.

saya termasuk orang yang suka senyum lho, lebih tepatnya cengengesan #hadeehh, dan muka saya bisa dengan cepat berubah drastis, ataupun cuek minta ampun.  nggak tau musti digimanain lagi ni muka. yang saya takutkan jika berpapasan dengan seseorang yang disebut PRIA, saya bingung, antara senyum atau tidak. kadang saya berpapasan dengan beberapa pria di tangga kampus, kadang muka kami biasa-biasa saja, yah kayak dunia elo dunia gue gitu, kadang juga ketemu dengan pria yang baik hati mungkin, dan tiba-tiba dia senyum dan saya hanya lihat dengan muka datar, pernah juga saya hanya menanggapi dengan expresi muka “siapa elo?” parah kan ?? #sumpahparahbangetndarrr… !!! namun setelah itu saya tersadar dan membatin “kenapa tadi saya nggak balas senyum yaa, kasian sih, dia udah capek-cape senyum eh saya nggak senyum, semacam ada penyesalan gitu, ” (ininamanyaterlaluiba).

mungkin juga pengaruh mood baru pulang kuliah capek kan ?? hhehe :D. nanti kalau ketemu lagi saya senyum deh :D. kataku membatin.

Beberapa saat kemudian saya berpapasan lagi dengan makhluk adam. kali ini mereka menatap saya dengan muka biasa saja, dan saya tersenyum ahahaha„ udah charming gitu„ sambil slow motion e’eehh„ mereka nggak balas senyum pemirsaaa #gubraakk tuing tuing„ setelah itu saya mengutuk diri sendiri, kok tadi saya senyum sih, bodoh bodoh bodoh !!, hadeehh bener-bener sesuatu. dan setelah beberapa menitkemudian saya ketawa sendiri sambil jalan pulang, ckckck„ ketahuan banget sintingnya. sampai-sampai penjual buah didepan kampus tanyain “mbak kok ketawa ?” dan mereka ikut ketawa tanpa ada hal lucu, tapi karena ngeliat saya ketawa, kayaknya mereka ngira saya gila deh :/.

Iklan

37 pemikiran pada “senyum nggak yaa :D

  1. Kalau kamu sudah tersenyum terus yang disenyumin nggak balas ya EGP aja ya , yg penting sdh senyum, bikin hati hepi bkn begitu ? 😛

  2. hehehe
    salam kenal dulu sebeum nya

    senyum itu yang mengubah teman jadi musuh 😀
    tapi kalau senyum2 pas teman lagi sedih
    ya itu kurang baik 😛 #sok bijak mode : on

  3. ingat Dek.. pesennya Rasulullah, “senyuman adalah sedekah”. makannya jangan pelit senyum, hehee 😀
    lagian kan kalo sedekah pasti dibales, kalo kamu senyum trus cownya nggak bales, yaa.. senyum ke yang lain aja. kalo mau senyum kamu dibales, gimana kalo senyum di depan aku aja! nanti aku bales senyum yang lebih manies.. hehee
    kalo nggak mau gimana kalau kamu ke RS jiwa, terus senyum di sana. dijamin orang-orang di sana nggak pelit senyum, huehehehe

      1. barusan dapat quote ini:
        everytime you smile at someone, it is an action of love, a gift to that person, a beautiful thing – Mother Teresa.

        keep smiling ya

      1. Sapa dia, sambil senyum dan anggukkan kepala. Beres 🙂

        Bukan senyum tebar pesona, cengengesan, dsb. Tapi senyum yang menandakan bahwa kita saling kenal 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s