Belajar naik sepeda


B1010287

Pemirsa punya cerita menarik waktu kecil nggak ?? kali ini saya mau cerita salah satu kisah menarik waktu kecil.

Waktu itu saya masih kelas 1 SD sekitar 5 tahun, dengan keinginan yang kuat untuk belajar naik sepeda. Sangat iri saat melihat teman sebaya saya naik sepeda kecil mereka masing-masing, karena saat itu saya tidak punya sepeda :D, yang ada sepeda kumbang tante saya yang tinggi buatan jepang atau cina, saya lupa :D. tapi palang sepedanya dicopot. sepeda itu sering dikendarai tante saya untuk mengajar di SD, dan saya selalu dibonceng. Meskipun pantat saya sering sakit gara-gara kerempeng hahaha :D.

        Suatu hari saya ingin pinjam sepeda teman saya untuk belajar, tapi taulah kalau anak-anak udah main nggak bisa berhenti. Jadilah saya hanya melihat saja. Kasian sekali pemirsa. Keinginan untuk belajar naik sepeda saya utarakan kepada sepupu saya yang waktu itu masih SMP.

“indar, pake saja sepedanya tante” kata k’wiwi

“hah ? ibii besar sekali, saya kan kecil” kataku.

“yah, itu satu-satunya cara, nanti saya sama osin yang pegangin dibelakang” kata k’wiwi

“yaudah deh, ayok !”

Sore-sore saya belajar naik sepeda, bertepatan saat itu lagi mendung, bener-bener tu sepeda kayak nelan saya hahaha. K’osin dan k’wiwi yang keluarin sepeda dari dalam rumah. Lalu saya mencoba naik, dengan setir setinggi dada saya agak kesulitan untuk mengayuh pertama kali. Kayuh sekali, jatoh. Kayuh lagi, jatoh. Berkali-kali jatoh.

“ndar, kayuh aja terus, kami pegangin, ayo berani ! berani !, kalo nggak kapan bisany.” Kata sepupuku

“iya iyaa” meskipun saat itu saya takut setengah mati apalagi sudah mulai gerimis. Saya kayuh beberapa kalidan mencoba duduk di sal dengan posisi agak nungging dan tidak menyentuh pedal sepeda kalu lagi dibawah, hanya pas pedal naik aja baru bisa, ampun dwehh, gigih banget saya waktu itu.

“yak,, terus ndar, teruss,, liat kedepan !! yang lurus !! jangan liat sepedanya biar seimbang !!” kata sepupuku sambil lari-larian dibelakang pegangin saya. Sesekali mereka lepas pegangan dan kalau saya mulai oleng dipegang lagi, begitu seterusnya sambil hujan-hujanan. Dan akhirnya satu kali mereka lepas lama-lama dan saya sudah bisa, meskipun waktu itu masih aspal kasar. Tapi pas dibelokan tiba-tiba saya oleng dan JATUH ! kayak pohon tumbang gitu, ckckck pasrah, yang parahnya dibelokan situ belum diaspal alias tanah kapur kerikil semua. Untung nggak patah tulang, Cuma luka di lutut dan siku. Saya nggak menyerah pemirsa, meskipun udah diketawain sama sepupu saya :D. tapi saya lega, soalnya udah jatoh, daritadi saya takut jatoh sih haha. Saya bangun lagi, angkat sepeda sendiri bawa di jalan. Kalau pas naik masih dipegangin, tapi kalau udah jalan, dilepas. Habisnya tu sepeda kegedean.

Akhirnya saya bisa juga naik sepeda, sepeda kumbang, setelah beberapa kali berlumuran darah #lebay, hahaa merupakan kemajuan buat saya, ah, apalgi Cuma sepeda kecil, cemenlaah.

Siang-siang pas pulang sekolah saya main dengan anaknya pak camat. Dia punya ayunan dalam rumah dan sepeda kecil. Waktu itu saya pinjam sepedanya, untungnya dia baik, jadi dipinjemin deh. Saya bawa sepedanya sampai di dermaga. Pas mau balik tiba-tiba hujan. Nah,, waktu kecil saya nggak suka banget sama air hujan. Pokoknya nggak mau kena’ walau setitik pun, soalnya nggak ada rencana buat mandi ujan sih, nggak punya baju ganti, dirumahnya pak camat lagi, hadeeehh. Jadilah saya balapan dari dermaga berusaha untuk tidak tersentuh air hujan, padahal udah mulai deras, dan saya nggak bisa liat dengan jelas jalan didepan saya, alhasil saya masuk got beserta sepedanya didepan rumah pak camat. Untungnya sepedanya nggak apa-apa, cuman saya yang luka-luka sambil meringis. Temen saya keluar rumah,

“ndar !! kamu dimana ??”

“disiniii” dengan suara lemah saya menyembulkan kepala dari dalam got, lumayan dalam juga tu got.

Jadilah saya diketawain sama dia, saya juga ketawa hahaha.

 Makasih banget buat sepupu saya k’wiwi dan tetangga saya k’osin yang udah ngajarin saya naik sepeda 😀

Iklan

31 pemikiran pada “Belajar naik sepeda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s