Met ultah blogkuuu ,, panjang umur dan sehat selalu yaahh 😁🥰🤗


be yourself is bullshit 😏


Sering dengar katanya jadilah diri sendiri. Tapi aku rasa aku nggak akan pernah bisa menjadi diri sendiri kecuali saat aku lagi sendiri atau ketika orang tidak melihatku. Karena kita hidup bersama orang lain, menyesuaikan diri hmm…

Aku harus “berkelakuan baik” didepan orang lain. Padahal diriku cukup aneh, mulai dari ekspresi, gestur, kelakuan dan hal absurd lainnya. Makanya lebih betah didalam kamar, menghilang dari orang-orang, biar bisa jingkrak jingkrak, dan bertingkah aneh. Akhir-akhir ini malah pengen punya rumah sendiri, tinggal sendiri 😅😅

Aku yakin bukan aku saja yang berpikir begini. Semoga tidak melupakan diri sendiri ya kauand 😂

Seperti apa kamu ?


Hmm.. kalian pada tau nggak sih kalian itu kepribadiannya apa? Aku sendiri “bingung” aku orangnya seperti apa. Bukannya tidak paham dengan diri sendiri, tetapi kompleksitas tentang diri yang membuatku “bingung”. Aku sudah beberapa kali ikut tes kepribadian dan hasilnya katanya introvert, ya secara garis besar. Kepribadian ini membuat orang lain salah paham. Dan karena aku bukan orang yang senang membicarakan diri sendiri ke orang lain membuat hal ini semakin buruk..

Tes tes seperti itu memang bisa melihat secara garis besar orang seperti apa anda. Namun Menurutku Tiap orang itu berbeda, kompleks dan indah.. akupun masih membenahi diri dan menyesuaikan. Wish me luck.. .. ..

What do you want ?


Apa kalian sudah tau apa yang benar-benar kalian inginkan dalam hidup ?

Zaman sekarang peluang makin besar, informasi makin banyak, pilihan makin banyak, tapi itu juga jadi masalah, setidaknya buat aku. bingung memilih apa yang benar-benar aku inginkan. opini bertebaran di sosial media, dengan gampangnya aku bisa terbawa ke sisi kanan atau kiri. membuat aku makin bingung.

Beruntung bagi kalian yang sudah punya pilihan dan sudah menemukan alasan terbesar untuk memilih hal itu. Dan syukurnya aku pun sudah tau apa yang benar-benar aku inginkan dalam hidup, yang aku mau untuk kujalani sampai akhir hayat. meskipun gambarannya masih kasar namun aku senang menjalaninya.

Caranya dengan bertanya dalam diri, sejenak menutup mata dan telinga tentang hiruk pikuk opini dan sugesti dari luar. Mencari.. apa sih yang aku pengen, dengan cara apa aku menjalani hidup sampai aku tua nanti.. sampai pada titik aku tau akan melakukan apa. Mungkin orang lain melihat aku tidak se”wah” dan “sesukses” orang lain. Tapi bagi aku,, sukses adalah tau apa yang aku mau, tau apa yang aku lakukan, tau kapan harus bertindak dan berhenti. Akupun tidak mengabaikan apa yang orang lain katakan,, tapi aku menganggap itu sebagai referensi. Keputusan akhir ada ditanganku.

Menemukan tujuan itu nggak mudah. aku harus melewati fase bengong, nggak tau apa-apa, salah jurusan, pengaruh lingkungan, konflik antar sesama manusia, keluarga, dan pengalaman hidup hingga membentuk aku yang sekarang ini.

Beruntunglah kalian yang sudah punya tujuan dan planning. Itu pencapaian yang sangat besar loh.

Kamu juga berhak jika bertujuan ingin hidup dengan mengikuti arus. Tapi aku memilih untuk punya tujuan. Bagiku itu penting agar mentalku sehat. Mental yang sehat berdampak pada fisik yang sehat.

Untuk kalian yang belum punya tujuan, jangan lewatkan kesempatan yang ada didepan mata.. meskipun itu remeh tapi coba lakukan saja sebaik-baiknya, bisa saja dari situ kamu menemukan jalan menuju tujuanmu. Jika itu bukan pekerjaan yang kamu inginkan, bisa saja dari situ kamu mendapat jalan menuju apa yang kamu inginkan.

Coba aja dulu,,, kamu nggak bakal benar-benar tau sampai kamu berada didalamnya..

Kamu nggak sendiri,, yuk coba lagi.. kalau kamu ngerasa depresi dalam menjalani hidup, coba pikirin, ada banyak makanan enak yang belum kamu cobain kalau kamu nggak ada 🤗🤗

❤️❤️❤️

Perusahaan…


Tadi aku denger ibu ditelfon sama sepupuku yang lagi ngukur lahan untuk tambang nikel. Dia bilang dia kerja dihutan dan banyak monyet. Gw udah ngebayangin,, itu pohonnya pasti ditebang dan monyetnya nggak tau bakal hidup dimana… Tiba-tiba hati langsung “nyesssss”, mleyot…

Sediih banget…

Halaman rumahku juga baru di cor, yang tadinya tanah udah dibeton, pohon nangka, kedondong, belimbing, pepaya ditebang.. rasanya langsung nyesss… Sediih banget. Lagian rumah kan bukan rumahku, tapi punya orang tua…

Kalau liat pohon ditebang Rasanya sama kayak kalau liat orang sakit atau meninggal…

Emang kalau pembangunan harus kayak gini ya, jika ingin menghidupi, harus membunuh… Apa nggak ada jalan lain lagi ?

Jadi keinget kata habib jafar sama om dedy, sebagus2 rumah tetap ada WC nya..

Gegara ini jadi keinget videonya watchdoc di youtube. Pengen hidup kayak kasepuhan ciptagelar..

Orang dalam


Dunia kerja real life itu rasanyaa…. Hmm…. Mungkin ini salah satu alasan mengapa pada nggak mau kerja dikampung sendiri, soalnya udah dikenal. Pengen nggak dikenal tapi dikenalin ini anaknya siapa.. ini keponakan siapa.. gw tau itu untuk memudahkan keberlangsungan kerja, dan hubungan sesama kolega, tapi kalau gw bakal ngerasa risih banget. pengen menghilang aja kayak jinny oh jinny….

Tapi aku ngerti sih, mungkin ini yang dibilang relasi, link, “orang dalam” dsb. Ketika lo kerja dan lo kerja dengan baik, maka orang bakal percaya sama lo, dan kita yang punya hubungan baik dengan orang tersebut juga pasti lebih diutamakan karena mereka sudah percaya. Nah,, cara untuk ngambil kepercayaan mereka itu yang perlu dipelajari saat berhubungan antar sesama manusia. Bisa jadi juga kayak 2 mata pisau. Berbicara tentang “orang dalam” dalam dunia kerja gw ngerasa nggak masalah. Kalau memang orang yang dia pegang berkualifikasi dan pantas kenapa enggak, itu seperti previlage. Kenapa dia dapat previlage ? Karena usahanya dia, nilai plusnya dia. Tapi gw yakin juga nggak semua pekerjaan didunia ini pake “orang dalam”. Karena biasanya hal yang kayak gitu lebih banyak didaerah. Zaman sekarang udah banyak loker di internet yang fair, kalau emang nggak berkualifikasi ya nggak lulus.

Tetap semangat untuk yang mau cari kerja. Semoga sukses semuanya, bisa punya pendapatan sendiri. Untuk yang nggak punya orang dalam, kita sama kok. Tapi aku mau jadi “previlage” untuk orang lain yang emang aku percaya dan dia mampu untuk itu. Why not ??